DENGAN PUISI, AKU

DENGAN PUISI, AKU
Oleh: Taufiq Ismail

Dengan puisi aku bernyanyi
Sampal senja umurku nanti
Dengan puisi aku bercinta
Berbatas cakrawala
Dengan puisi aku mengenang
Keabadian Yang Akan Datang
Dengan puisi aku menangis
Jarum waktu bila kejam mengiris
Dengan puisi aku menguluk
Nafas zaman yang busuk
Dengan puisi aku berdoa
Perkenankanlah klranya.

1965

~ by kainsa on February 7, 2008.

One Response to “DENGAN PUISI, AKU”

  1. bagus sekali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: